Desa Trunyan Bali – Sejarah/Misteri & Letak Desa Seribu Tengkorak

Desa Trunyan Bali – Sedang mencari Tempat Wisata Unik di Bali yang menarik dan bagus untuk dikunjungi ? jika iya, kunjungilah Desa Trunyan di Bali.

Hi traveler’s, jumpa lagi dengan Kang Dian, penulis blog informasi Tempat Wisata di Bali, yang kali ini akan me-Review Wisata Unik Bali, Kuburan Trunyan di Kintamani Bali.

Informasi ini masih kelanjutan dari daftar postingan 99 Tempat Wisata di Kabupaten Bangli Bali Terpopuler yang wajib untuk dikunjungi,

khususnya kawasan Tempat Wisata di Kintamani yang sebelumnya sudah banyak kang dian review seperti diantaranya ;

mengeksplorasi Objek Wisata Desa Penelokan Kintamani Bali, kemudian ulasan Legenda dan mengenal lebih dekat eksotisme dan romantisme Danau Batur Kintamani Bali,

Nah lalu, seperti apa sih daya tarik tempat wisata dan Sejarah Desa Trunyan di Bali yang terkenal dengan keberadaan Kuburan dengan Pohon Taru Menyan nya ini ?

Seperti apa juga cerita Misteri Desa Trunyan Bali yang populer dengan julukan Desa Seribu Tengkorak ini ?

Berapakah Harga Tiket Masuk Desa Trunyan Bali, dimana alamat, Peta Lokasi serta Rute Jalan dan letak Desa Trunyan di Kintamani Bali ?

Baiklah untuk menjawab semua pertayaan di atas, di bawah ini kang dian akan ajak sobat mengungkap Fakta, Misteri dan Sejarah Tempat Wisata di Bali yang Unik ini.

Desa Trunyan Bali

Desa Trunyan Bali

Foto By @www.berkabar.id

Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Wisata Hits di Bali yang bagus dan menarik, dimana selama ini menjadi destinasi favorit wisatawan dalam dan mancanegera,

seperti diantaranya 99 Tempat Wisata di Kuta, kemudian 99 Tempat Wisata di Seminyak, 99 Tempat Wisata Ubud, Tempat Wisata di Canggu hingga Tempat Wisata di Nusa Ceningan dll,

tempat wisata terkenal di bali di atas hampir banyak menawarkan pesona keindahan Pantai Bali, Air Terjun Bali, Museum Bali dan wisata terkenal bali lainnya,

Namun demikian, apakah memang tempat wisata favorit di bali itu hanya Pantai Kuta, Pantai Pandawa, Pantai Nusa Dua dan Pantai Lovina saja ?

Tentu saja tidak bukan ? karena masih banyak tempat wisata di bali lainnya yang tidak kalah menarik dan sangat bagus untuk kita kunjungi,

nah contohnya tempat wisata di daerah Kintamani bali yang akan kita ulas sekarang, yaitu sebuah desa yang unik di dekat Danau Batur, Desa Trunyan Bali.

Alamat Desa Trunyan Bali

Traveler’s, Desa Trunyan atau Terunyan adalah sebuah desa yang secara administratif berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali Indonesia.

Letak Desa Trunyan Bali di Kintamani

Daya Tarik Wisata Desa Terunyan Kintamani Bali

Pohon Taru Menyan Desa Trunyan Bali

Foto By @wowasyiknya.com

Sahabat traveler’s, selain keindahan alamnya yang indah mempesona, sisi eksotisme adat dan budaya serta tradisi pulau dewata menjadi daya tarik tersendiri,

paduan 2 daya tarik tersebut menjadikan bali populer di juluki dengan sebutan ” Pulau Seribu Pura ” atau di zaman now dengan sebutan ” Island Of The God “.

Sahabat traveler’s, bicara seputar adat istiadat dan tradisi bali, akan sangat mudah kita menemukannya ketika datang liburan ke pulau Bali,

seperti pentas seni tarian kecak yang bisa kita saksikan di Pura Taman Saraswati Ubud, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana hingga di Pura Luhur Uluwatu,

kemudian yang lainnya, mungkin anda sudah tahu dan mendengar sebah tradisi unik di bali, yaitu tradisi ciuman masal yang populer dengan nama Omed-Omedan bukan ?

nah, namun kini kang dian akan tawarkan sebuah tradisi unik di Tempat Pemakanan di Bali, yang berada di Kintamani yaitu Desa Trunyan Bali.

yaitu tradisi pemakanan bali dimana orang – orang yang meninggal di desa trunyan kintamani bali ini akan dikuburkan secara terbuka,

dimana lokasi penyimpanan mayat atau jenazahnya di letakan di bawah pohon trunyan atau diletakan di tempat khusus yang disebut Seme Wayah.

nah tradisi unik di desa trunyan bali ini tentu saja sangat berbeda dengan tradisi pemakaman di bali yang lebih populer dengan sebutan Upacara Ngaben bukan ?

karena penduduk desa yang meninggal di desa trunyan ini bukan dimakamkan dengan cara dibakar atau ngaben, apalagi dikubur, tetapi diletakan di alam terbuka.

nah mau tahu keunikan, misteri dari tempat wisata trunyan di Bali ini seperti apa ? silahkan baca saja ulasan lengkapnya di bawah ini.

1.Trunyan Tempat Pemakaman di Bali

Wisata Desa Kuno Teruyan Kintamani BaliSahabat traveler’s, nama Trunyan sendiri memang adalah merupakan sebuah nama tempat pemakaman di Bali, yang lokasinya berada di desa Trunyan Bali.

jika anda datang ke sini, anda jangan pernah berharap akan melihat orang yang mati dibungkus pakai kain kafan lalu dimasukan peti mati dan dikubur,

karena di desa trunyan bali ini, mayat orang yang sudah meninggal akan dibiarkan tergeletak di tempat khusus yang bernama Seme Wayah,

selanjutnya tugas anggota keluarga yang masih hidup, hanya cukup memagari jasad mati tersebut dengan bambu, dan kemudian menyimpan sesaji di samping mayat tadi.

2.Mayat Busuk Tapi Tidak Berbau

Sahabat traveler’s, jika kita melihatnya secara logis, faktanya jika mayat dikuburkan dengan cara diletakan di alam terbuka atau tidak dikuburkan,

sudah pasti dalam beberapa hari saja akan mengeluarkan bau yang tidak sedap alias bau busuk bukan ?

nah ini berbeda dengan Kuburan Trunyan di Bali, mseki diletakan begitu saja di bawah pepohonan atau di tempat khusus yang terbuka hanya dengan dipagari bambu,

namun mayat orang yang meninggal, dan tergeletak di desa trunyan Bali tersebut tidak mengeluarkan bau busuk sama sekali, aneh bukan ?

Pohon Taru Menyan

Nah sahabat traveler’s, jika anda bertanya kenapa mayat di pemakaman trunyan kintamani tersebut tidak berbau dikarenakan adanya sebuah nama pohon,

yaitu Pohon Taru Menyan, sebuah pohon besar dan sudah tua yang berdiri tepat di tengah – tengah areal pemakaman desa Teruyan bali tersebut.

lalu kenapa dengan adanya pohon trunyan tersebut mayat orang mati tidak menjadi berbau busuk ?

hal tersebut dikarenakan, asal nama Pohon Taru Menyan sendiri berasal dari 2 suku kata, yaitu “taru” yang berarti pohon dan “menyan” artinya harum,

jadi kesimpulan pohon trunyan itu adalah pohon harum, sehingga dengannya bisa menetralisir bau busuk dari mayat yang ada di bawahnya.

so jika demikian, maka jika anda datang ke pemakaman Desa Trunyan Bali tersebut, anda tidak perlu khawatir dengan bau busuk dari mayat – mayat yang tergeletak di sana.

Kisah Misteri Pohon Trunyan Yang Berusia Ribuan Tahun

Sahabat traveler’s, selain keunikan yang dimiliki Desa Trunyan Bali di Kintamani ini, kita juga akan disuguhi sebuah misteri yang ada di sana.

berdasarkan penuturan masyarakat sekitar, didapati fakta bahwa ternyata pohon taru menyan yang ada di komplek kuburan trunyan bali tersebut,

diyakini sudah berusia ribuan tahun !, namun anehnya menurut warga sekitar, pohon tersebut dari dulu tidak banyak mengalami perubahan,

dan hingga saat ini juga, belum ada penelitian yang mampu menjawab misteri, kenapa pohon trunyan ini bisa menyerap bau busuk mayat yang ada di desa kuno bali tersebut,

namun demikian, ada catatan sejarah dari tempat wisata di bali ini, yang mungkin akan membantu kita memecahkan misterinya di atas seperti apa.

Sejarah Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, jika membicarakan cara pemakaman masyarakat adat desa trunyan yang unik ini ternyata tidak lepas dari sejarah berdirinya desa ini,

Kisah singkatnya, dahulu kala ada 3 pangeran dan satu putri dari kerajaan di pulau jawa yaitu Kerajaan Surakarta,

dimana mereka sangat tertarik dam penasaran dengan sesuatu yang baunya sangat harum yang menghampiri wilayah kerajaan tersebut,

akhirnya mereka berempat memutuskan untuk mengembara untuk mencari sumber bau harum tersebut, hingga di tengah perjalanan mereka terhenti, tepatnya di kaki gunung batur,

sang putri ternyata tertarik untuk tinggal di sana, dan diputuskanlah dia ditinggal sendiri untuk menetap di sana, yang kemudian memiliki gelar Ratu Ayu Marketeg.

Patung Batu Bathara Dewa

selanjutnya 3 pangeran yang tersisa melanjutkan kembali perjalanan, hingga kemudian setibanya di daerah kedisan, mereka mendengar suara burung yang merdu,

nah mendengar suara tersebut dikisahkan sang pengeran nomer 3 sangat tertarik dan berloncat kegirangan, dan itu membuat marah pangeran pertama,

lalu disuruhlah pangeran ketiga untuk tinggal di sana, namun dia menolak dan pangeran pertama pun marah dan menendangnya hingga jatuh dan menjadi patung batu bathara dewa.

selanjutnya kedua pangeran tersebut melanjutkan perjalanan, hingga tiba di sebuah perkampungan dan mendapati 2 orang gadis desa yang elok rupanya,

dan pangeran kedua pun tak kuasa untuk menyapanya, namun hal tersebut tidak disukai oleh pangeran pertama, dan ditendangnya pulalah pangeran kedua tersebut hingga tertelungkup,

namun dikisahkan pangeran kedua ini masih hidup, dan menjadi kepala desa di daerah yang dinamai Desa Abang Dukuh, yang dalam bahasa lokal berarti “tertelungkup”.

Ratu Ayu Pingit Dalam Dasar

selanjutnya sang pengeran pertama pun melanjutkan perjalanan seorang diri, hingga akhirnya menemukan tujuan pengembaraannya yaitu sumber bau yang ada di Pohon Taru Menyan,

tidak hanya itu saja, sang pengeran pun menemukan seorang wanita cantik yang kemudian dia nikahi dengan syarat menikahinya dia harus jadi pemimpin desa tersebut.

sejak saat itu sang pengeran pun bergelar Ratu Sakti Pencering Jagat, sedangkan istrinya bergelar Ratu Ayu Pingit Dalam Dasar.

nah dari situ kemudian muncul ide agar bau harum dari pohon trunyan yang ada di sana tidak menyebar dan memancing orang untuk datang ke sana,

maka Ratu Sakti Pancering Jagat pun memerintahkan masyarakat setempat untuk tidak menguburkan mayat yang meninggal, namun ditaruh saja di bawah pohon Taru Menyan hingga membusuk.

Nah dari sejak itulah, bau harum pohon taru menyan tersebut menjadi tidak tercium lagi, dan mayat – mayat juga tidak mengeluarkan bau busuk.

Dan akhirnya tradisi pemakaman di desa trunyan bali ini pun yang disebut dengan Mepasaha ini, masih terjaga tradisi dan dilestarikan hingga saat ini.

3.Syarat Pemakaman Mayat di Seme Mayah Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, agar mayat bisa dimakamkan di tanah pekuburan terbuka di Desa Trunyan Bali ini ternyata mempunyai aturan khusus yang mengaturnya,

Yang pertama adalah, Jenazah mayat yang meninggal dan akan diletakan di dekat pohon taru menyan ini harus jenazah yang meninggal secara wajar dan pernah menikah.

Yang Kedua, jumlah mayat yang ditaruh dekat Pohon taru menyan tidak boleh lebih dari 11, sehingga jika sudah jadi tulang belulang, mayat tadi akan dikumpulkan,

dimana tulang badan, tangan dan kaki akan ditumpuk di samping pintu gerbang, tengkorak kepala disimpan di fondasi batu yang tersusun berjejer dengan yang lainnya.

nah lalu bagaimana dengan mayat yang meninggalnya disebabkan bukan dengan cara yang tidak wajar atau belum pernah menikah ?

Sema Bantas, Tempat Pemakaman Khusus Yang meninggal Tak wajar

nah traveler’s, jika ada penduduk sekitar yang ternyata meninggalnya dikarenakan kecelakaan, bunuh diri atau sebab tak wajar lainnya,

maka khusus bagi mayat jenis ini akan dikebumikan di tempat khusus yang bernama “Sema bantas”

Sema Muda, tempat pekuburan untuk Bayi dan Anak – anak

sahabat traveler’s iniah nama tempat pemakaman di desa trunyan bali lainnya dan dikhususkan bagi warga desa yang masih anak, sudah bear dan belum menikah.

Mitos Pemakaman Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, keunikan dan daya tarik tidak selesai hingga penjelasan di atas, karena kang dian menemukan hal unik dan menarik lainnya, apa itu ?

kabarnya, ada Mitos seputar mayat yang ada di tempat pemakanan desa trunyan Sene Wayah,

dimana konon katanya, mayat orang yang mati semasa hidupnya baik dan berdosa akan berbeda,

dimana jika mayat orang semasa hidupnya banyak berbuat baik, maka mayat tersebut akan sangat cepat membusuk dan menjadi tulang belulang,

sementara sebaliknya, jika jasad mayat yang meninggal di sana selama hidupnya dikenal kurang baik, maka mayat orang meninggak tadi akan lama membusuknya,

tapi percaya atau tidak percaya, tentulah ini hanya mitos, dan bukan bermaksud memilah dan mengungkap aib keluarga yang ditinggalkan.

Nah sahabat traveler’s, itulah beberapa hal menarik, unik seputar fakta, cerita Sejarah, Misteri hingga Mitos yang dimiliki Desa Trunyan Bali.

tentunya masih banyak hal baru lainnya yang bisa anda lihat dan saksikan sendiri ketika anda berkunjung datang langsung ke tempat wisata dekat danau batur di kintamani tersebut.

Bagaimana apakah dan tertarik untuk berkunjung ke sana ?

jika iya, silahkan anda lanjutkan sedikit lagi informasinya di bawah ini.

Rute Jalan dan Cara Menuju ke Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, jika anda tertarik untuk datang ke desa trunyan di kawasan tempat wisata kintamani bali, maka cara pertama adalah,

silahkan baca petunjuk jalan bagaimana cara kita menuju ke lokasi tempat wisata danau batur yang sudah saya tulisakan di postingan sebelumnya,

Nah jika sudah ada di lokasi Danau Batur, anda tinggal cari saja lokasi Dermaga Kedisan Danau Batur, kemudian anda beli tiket penyeberangan,

atau kita juga bisa sewa perahu langsung untuk menyeberang ke Desa Teruyan.

Harga Sewa Perahu/Boat dan Tiket Penyeberangan ke Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, dengan sewa perahu maka kita akan nelintasi danau batur dengan durasi sekitar 20 – 30 menitan hingga tiba di lokasi,

nah sebelum anda diuji nyali dan keberanian masuk ke komplek pemakaman kuno di desa trunyan bali, kita akan bisa menikmati pesona keindahan alam di atas danau batur.

berikut harga tiket naik perahu penyeberangan ke lokasi tempat kuburan di Desa Trunyan Kintamani Bali ;

  1. Rp.1.000.000 ( Maksimal 7 Orang )
  2. Rp.900.000 ( Maksimal 4 Orang )
  3. Rp.750.000 ( Maksimal 2 Orang )

Catatan :

1.Harga tiket di atas untuk wisatawan Domestik
2.Harga untuk Sewa Perahu Motor ( Private Boot )
3.Maksimal Kapasitas 7 Orang/Perahu
4.Charge Rp.100.000 untuk Turis Asing
5.Sudah Termasuk HTM Pemakaman Desa Trunyan Bali + Donasi
6. Sudah Termasuk Guide
7.Update HTM oktober 2017

Harga Tiket Masuk Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, untuk harga tiket masuk tempat kuburan atau pemakanan di desa trunyan sendiri, sudah termasuk ke dalam harga tiket dan sewa perahu.

Fasilitas Dan Akomodasi Wisata Dekat Desa Trunyan Bali

Sahabat traveler’s, bagi anda yang tertarik untuk menikmati pesona keindahan Danau Batur lengkap dengan menjajal sensasi mengunjungi desa teruyan,

di sekitar kawasan wisata danau batur dan desa trunyan tersedia banyak fasilitas wisata seperti cafe dan restoran serta tempat penginapan.

Hotel dan Restaurant di Kintamani Pinggir Danau Batur

Hotel di Kintamani Dekat Danau Batur Bali

Sahabat traveler’s, berikut adalah tempat kuliner sekaligus tempat penginapan yang sangat rekomended untuk anda kunjungi dan tinggali di sekitar danau batur dan desa trunyan,

1.Hotel Segara and Restaurant, inilah hotel dekat desa trunyan dan danau batur yang beralamat di Jl.Raya Desa Kedisan, Kintamani >> Cek Harga dan Booking Di sini <<

2.Lakeview Ecolodge, inilah hotel dekat danau batur berlamat di Jalan Raya Penelokan Kintamani Bali yang sangat bagus >> Cek Harga dan Booking di Sini <<

3.Toya Devasya Natural Hot Spring & Camping Resort, inilah resort dan camping ground berlamat di Jl.Puri Bening, Toya Bungkah >> Cek Harga & Booking Di Sini <<

4.Volcano Terrace , inilah hotel dekat pemakaman trunyan yang beralamat di Jl.Raya Pendakian Gunung Batur, Kubu Penelokan Kintamani >> Cek Harga & Booking Di Sini <<

Nah sahabat traveler’s, itulah beberapa tempat kuliner restoran serta penginapan terbaik yang bisa anda kunjungi saat liburan di Kintamani Bali.

Tempat Wisata di Kintamani Bali dan Sekitarnya

Air Terjun Tukad Cepung Bangli Bali

Selain anda bisa menikmati suguhan alam danau batur serta keunikan desa kuno di Trunyan, kta pun berkesempatan mengunjungi objek wisata lainnya di kintamani,

tempat – tempat wisata hit di kintamani yang bisa kita kunjungi diantaranya adalah objek wisata alam Gunung Batur, Desa Penelokan Kintamani,

kemudian ada juga tempat pemandian air panas Toya Bungkah, serta sebuah museum yang terkenal di kintamani, yaitu museum Gunung Api Batur.

sementara untuk di wilayah kabupaten bangli sendiri, kang dian sudah mereview beberapa tempat wisata terkenal di bali yang ada di kabupaten tersebut seperti ;

Air Terjun Tukad Cepung serta Objek Wisata Air Terjun Tibumana.

Demikianlah informasi Tempat Wisata di Bali yang Bagus untuk dikunjungi saat liburan nanti, Objek Wisata Unik tempat pemakaman di Desa Trunyan Bali.

https://www.youtube.com/watch?v=XjnHuALE8Uc
Desa Trunyan
  • Desa Trunyan
  • Fasilitas/Akomodasi
  • Harga Tiket Masuk
  • Akses

Ringkasan

Nama : Desa Trunyan
Alamat : Ds.Batur,Kintamani Bali
Jam Buka : 08.00 - 17.00 WITA
Harga Tiket Masuk : -
Fasilitas : Resto & Hotel

5.0
User Rating 5 (1 vote)
Sending
Comments Rating 5 (1 review)

No Responses

  1. adminbali

Leave a Reply

Sending

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.