Museum Neka Ubud Gianyar Bali
Museum Neka Ubud Gianyar Bali

Museum Neka Ubud Sejarah, Koleksi & Harga Tiket Masuk 2022

Diposting pada
Melly Massage
5/5 - (1 vote)

Museum Neka Ubud | Harga Tiket Masuk Rp 75.000 | Jam Buka 09.00 – 17.00 WITA | Alamat Jalan Raya Sanggingan Campuhan, Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 | MAP Peta Lokasi

Apakah anda sedang mencari info Tempat Wisata di Ubud terbaru untuk dikunjungi bersama keluarga atau berdua dengan pasangan ?

Jika iya, anda sudah berada di halaman yang tepat karena admin Wisata Bali saat ini akan mereview Museum di Ubud terkenal yakni Neka Art Museum.

Museum Seni Neka atau Neka Art Museum adalah sebuah museum seni lukis dan keris yang berlokasi di Ubud, Kabupaten Ginayar, Provinsi Bali, Indonesia.

Museum Neka dibuka sejak 1976 dan diresmikan pada 7 juli 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Daoed Joesoef, didirikan oleh Pande Wayan Suteja Neka yang berasal dari keluarga seniman.

Artikel Museum Neka ini melanjutkan informasi Daftar Museum di Bali sebelumnya yang sudah kang dian ulas seperti,

Nah lalu seperti apakah daya tarik wisata dan apa saja Fasilitas Museum Neka Gianyar Bali ini ?

lalu seperti apa Sejarah Neka Museum Ubud Bali sehingga seperti sekarang ini ?

kemudian berapa Harga Tiket Masuk Museum Neka di Ubud Bali ini dan apa saja Koleksi Museum Seni Neka ?

Baiklah untuk menjawab semua pertanyaan di atas, yuk mari simak saja ulasan selengkapnya di bawah ini,

karena admin akan bagikan juga info penting lainnya seputar museum di Ubud Bali ini,

seperti Museum Neka di Ubud Buka Jam Berapa ? dimana Alamat Museum Neka dan bagaimana cara akses Rute Jalan Menuju ke Lokasi Museum Neka ?

Nah sebelum menjelaskan itu semua, yuk kita cari tahu dulu berepakah Biaya Tiket Masuk Museum Neka Art di Ubud Bali berikut ini.

Harga-Tiket-Masuk-Museum-Seni-Neka-Ubud-Bali

Harga Tiket Masuk Museum Neka Ubud Bali

TIKETBIAYA MASUK
DewasaRp 75.000
Anak < 12 TahunGratis

Catatan : Biaya tiket masuk sewaktu – waktu bisa berubah sesuai kebijakan pengelola museum.

Sahabat traveler, untuk melihat dan menikmati berbagai koleksi barang seni seperti mahakarya lukisan maestro pelukis dunia Affandi dan Bagong Kussudiarjo,

maka Pemilik Museum Neka telah menetapkan besaran biaya tiket masuk untuk setiap pengunjung yang akan masuk ke dalam museum.

Untuk Biaya Tiket Masuk Museum Neka wisatawan domestik tidak semuanya sama, dimana Harga Tiket Masuk untuk Pengunjung Dewasa dan HTM untuk anda berbeda.

Untuk tiket masuk pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp 75.000 / orang, sementara anak yang usianya di bawah 12 tahun tidak dikenakan biaya masuk alias Gratis.

Nah lalu berapa Entrance Fee Neka Art Museum Ubud untuk wisatawan mancanegara ? silahkan anda bisa menghubungi nomor kontal telepon  (0361) 975074

Jam Buka Museum Neka Ubud Bali

HARIOPERASIONAL
Setiap Hari 09.00 - 17.00 WIB

Sahabat traveler, Neka Art Museum adalah salah satu tempat wisata di Bali yang sudah buka untuk pengunjung meski masih dalam masa pandemi covid19.

Nah agar anda tepat waktu datang ke museum di Ubud Bali ini, maka anda tentunya harus mengetahui waktu operasional museum ini setiap harinya.

Ada pun waktu operasional museum neka terbaru setiap hari buka mulai dari jam 09.00 WITA siang hari dan tutup pada pukul 17.00 WITA

Pada saat hari libur nasional seperti tahun baru, natal atau lebaran, museum neka tetap buka menerima kunjungan wisatawan.

Namun untuk UPDATE waktu kunjungan ke Museum Neka terbaru, silahkan anda bisa tanyakan langsung ke CS museum di no telp (0361) 975074

Museum Neka Ubud Bali

Museum Neka Ubud Gianyar Bali

Sahabat traveler, jika bicara seputar wisata di Bali yang terkenal tidak hanya melulu mengunjungi objek wisata alam pantainya saja.

Karena nyatanya ada banyak tempmat wisata di Bali selain pantai yang juga tidak kalah menariknya untuk dikunjungi.

Nah salah satu destinasi wisata di Bali yang menawarkan objek wisata di Bali selain pantai adalah daerah Ubud.

Ubud Bali selama ini dikenal sebagai destinasi wisata di Bali yang popularitasnya sampai ke mancanegara,

hal tersebut dikarenakan di Ubud dan banyak sekali tempat – tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Nah salah satu tempat wisata menarik di Ubud yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun turis asing adalah Museum Neka atau Neka Art Museum.

Museum Seni Neka atau Neka Art Museum adalah sebuah museum seni lukis dan keris yang berlokasi lokasinya berada di Jalan Raya Campuhan, Kedewatan, Ubud.

Museum ini dibuka sejak 1976 dan diresmikan pada 7 juli 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Daoed Joesoef, didirikan oleh Pande Wayan Suteja Neka yang berasal dari keluarga seniman.

Asal usul Nama Museum berasal dari nama seorang guru, yang memiliki kegemaran dalam mengkoleksi lukisan, nama guru tersebut adalah Suteja Neka.

Design bangunan museum Neka di Ubud Bali sangat unik, dimana museum ini menampilkan arsitektur khas Bali namun dengan standar museum International.

Bangunan museum bukan berupa satu gedung besar melainkan sebuah kompleks yang terdiri dari tujuh bagian didesain berdasarkan pola tradisional Bali.

Bagian utama kompleks adalah Natah (taman terbuka), selain itu juga ada Bale Adat (tempat beristirahat dan koleksi patung) di halaman belakang museum serta Bale Sumanggen (bangunan serbaguna)

Koleksi lukisan di Museum Neka Ubud juga sangat terorganisir, dan ini tentunya sangat memudahkan pengunjung, untuk mengerti dan menikmati seni lukis.

Pemajangan lukisan di dalam ruangan museum neka dikelompokkan berdasarkan tema, gaya dan prestasi sang seniman yang merefleksikan perkembangan seni lukis di Bali.

  • Paviliun seniman Bali
  • Paviliun Arie Smit
  • Paviliun Fotografi
  • Paviliun Lempad
  • Paviliun seniman kontemporer Indonesia
  • Paviliun timur dan barat

Setiap tahun, lukisan di museum Neka bertambah banyak dan saat ini koleksi lukisan di neka art museum sudah ada lebih dari 300 lukisan, dari seniman mancanegara ataupun pelukis Indonesia.

Museum Neka sendiri selama ini telah menjadi salah satu referensi museum di Ubud Bali bagi para kolektor atau pecinta seni yang mengagumi pelukis terkenal indonesia Affandi dan Bagong Kussudiarjo.

Neka Art Museum di Ubud Bali saat ini menjadi salah satu destinasi yang banyak menarik perhatian wisatawan dalam dan luar negeri.

Karena Museum di Bali menawarkan sesuatu yang berbeda, yaitu lukisan gambaran sisi kehidupan masyarakat Ubud,

yang setiap sudut dan denyut nadi kehidupan kesehariannya tidak pernah lepas dari kesenian dan budaya.

Dan kita semua telah tahu ubud adalah sebuah daerah di Bali yang banyak melahirkan banyak seniman berkelas dunia,

Serta menjadi tempat bermukimnya seniman – seniman besar dunia, yang memilih menetap di sana.

Sejarah Museum Neka Ubud Bali

Pemilik Museum Neka Ubud Suteja
Source Foto via nowbali.co.id

Sahabat traveler’s, Museum Neka Ubud Bali pertama kali didirikan tepat pada tanggal 7 Juli 1982.

Nama Museum di Ubud Bali ini diambil dari nama pria yang berprofesi kesehariannya sebagai seorang guru,

Namanya Suteja Neka.

Beliau sendiri selain sebagai guru juga mempunyai hobby sebagai seorang kolektor keris yang ada di Ubud Bali.

Nah dari hobby itulah yang kemudian mengilhami beliau ini membuat sebuah Museum Keris Neka di Ubud.

Namun demikian, selain tujuan mendirikan museum keris neka ini sebagai penyalur hobbynya mengoleksi keris,

Ternyata Museum Neka juga di dedikasikan untuk sang ayah tercinta, Pande Wayan Neka yang merupakan seniman keris indonesia.

Sahabat traveler’s, hingga saat ini tercatat Suteja Neka adalah merupakan salah seorang pionir atau penggagas Seni Rupa di Bali.

Konsep karya seninya banyak dipengaruhi oleh seniman dunia yang menetap di Bali, seperti Rudolf Bonnet (Belanda) dan Walter Spies (Jerman),

Siapakah Bonnet dan Spies itu ? merekalah 2tokoh seniman asing yang menginspirasi perkembangan seni rupa modern di Bali.

Hal itu bisa kita saksikan pengaruhnya, saat anda berencana membeli karya – karya seni seperti di Pasar Seni Bali.

Dan mereka berdua juga bersama sejumlah tokoh seniman terkenal Ubud Bali, yang mendirikan sebuah wadah modernisasi seni rupa Bali,

yaitu Pitha Maha.

Daya Tarik Wisata Museum Neka Ubud Bali

Sahabat traveler’s, Daya tarik objek wisata Ubud Bali tidak hanya menawarkan daya tarik pemandangan alam sawah dan hutannya saja,

Akan tetapi lebih dari itu, Ubud juga memiliki banyak museum yang menyimpan beragam benda – benda bersejarah dan hasil karya lukisan seniman besar.

Nah salah satunya nama museum Bali yang sedang kita bahas sekarang, yaitu seperti yang terdapat di Museum Neka Ubud.

Oleh karenanya maka kawasan ini pun menjadi populer sebab menawarkan banyak hasil karya cipta seni yang mengangumkan,

Nah, bagi anda berencana melakukan perjalanan tour ke pulau dewata, maka Ubud adalah tempat wisata yang wajib anda kunjungi di Bali,

Selain mengeksplorasi banyak objek wisata yang terkenal pantainya yaitu di kawasan Tempat Wisata di Badung Bali.

Museum Ubud Bali Standar Internasional

Sahabat traveler’s, hal pertama yang bisa anda lihat ketika pertama kali menginjakan kaki di pelataran museum Neka di Ubud adalah,

Museum Neka tampilan arsitekturnya sangat kental bercita rasa Bali yang khas,

Namun demikian setalah lama anda perhatikan, maka museum yang diperagakan di sini adalah museum berstandar internasional.

Kawasan di area museum neka di ubud ini sangat bagus, terawat dari segi keindahaan dan penataannya.

Masuk ke dalam ruangan museum neka, kita akan melihat banyak hasil karya seni yang dipajang dengan terorganisir.

Hal ini tentunya akan semakin memudahkan pengunjung memahami hasil karya seni yang ditampilkan, terutama bagi pengunjung awam.

Aktifitas wisata pengunjung menarik selengkapnya silahkan buka di Neka Art Museum – Instagram Foto & Video

Koleksi Museum Neka Ubud Bali

Sejarah-Museum-Neka-Art-Museum-Ubud-Bali

Sahabat traveler’s, secara garis besar koleksi barang seni yang dipajang di museum neka ini terdiri dari Keris, Lukisan dan patung.

Semua koleksi seninya berkualitas, dan tentunya sangat dijaga dan dirawat agar tidak termakan usia atau zaman.

Koleksi Keris di Museum Neka Art Ubud Bali

Sahabat traveler’s, Keris adalah senjata asli nusantara yang fungsi awalnya digunakan dalam peperangan di zaman dulu.

Tidak hanya itu, tempo dulu, keris juga sering menjadi salah satu pelengkap sesajian pada acara atau ritual tertentu.

Sementara di zaman sekarang keris yang tersisa kebanyakan disimpan sebagai barang simpanan (ageman) dalam berbusana.

Sebuah keris bisa menggambarkan budaya sebuah daerah di nusantara, dan keris juga bagi pengoleksinya memiliki nilai estetika tinggi.

Keris memiliki karakteristik yang unik dibanding dengan jenis senjata khas lainnya yang ada di indonesia maupun dunia.

Baik dari segi penampilan, fungsi, teknik pembuatan hingga pemberian nama atau pengistilahan.

Penggunaan keris dalam kehidupan sehari – harinya, biasanya tersebar di wilayah di nusantara yang pernah ada pengaruh kerajaan Majapahit,

Seperti Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, kalimantan, Sulawesi, Malaysia hingga thailand dan filipina.

Nah koleksi keris yang ada di museum neka di ubud bali ini adalah keris – keris yang berasal dari seluruh wilayah nusantara.

Keris Bertuah di Museum Neka

Diantara koleksi keris yang ada di neka art museum saah satunya berhasil di dapat dari zaman kerajaan di Bali.

Keris khas Bali ini tentunya adalah merupakan benda warisan leluhur dan bersejarah yang nilainya sangat tinggi.

Bahkan Keris – keris museum ini diyakini masih memiliki kekuatan magis atau bertuah yang didapatnya dari beberapa Puri di Bali seperti,

Dari Puri Karang asem adalah Keris Ki Baju Rantai, dari pesisir utara pulau Bali yakni Puri Kanginan Singaraja yakni Keris Ki Gajah Perak,

Serta masih banyak keris kuno dan bersejarah lainnya, yang diyakini merupakan hasil maha karya para empu sakti mempuni zaman dulu,

Yang unik dan menarik dari museum neka ini adalah pada waktu – waktu tertentu seperti saat perayaan Hari Raya Tumpek Landep,

Ada perlakukan khusus yang dilakukan pengelola museum kepada koleksi keris – keris di museum ini, yakni ritual – ritual tertentu.

Dengannya, jika anda bertepatan datang pada saat perayaan hari raya tersebut maka suasana dan aura magis akan sangat kuat terasa.

Koleksi Lukisan di Museum Neka Ubud Bali

Sahabat traveler’s, selain dipenuhi koleksi barang antik, kuno dan bersejarah keris – keris warisan leluluhur dari seluruh nusantara,

Di Museum Neka di Ubud Bali juga terdapat banyak koleksi lukisan dari seniman – seniman lukis dari seluruh nusantara juga.

Hal tersebut dimungkinkan, karena Suteja Neka juga merupakan salah satu kolektor hasil karya – karya lukisan.

Beberapa koleksi lukisan antiknya bahkan merupakan hasil karya lukis seniman bahkan maestro seni lukis dunia asal indonesia,

Yang pertama, di Neka Art Museum ubud Bali ini terdapat 2 lukisan seniman legendaris indonesia asal Cirebon, Affandi Koesoema.

Hasil karya lukis affandi yang dipajang di Museum Neka Ubud Bali antara lain adalah,

Lukisan “Tari Barong” dengan dimenasi ukuran 100 x 185 cm, dan lukisan “Rangda” yang dibuat (alm) Affandi di tahun 1973, dengan ukuran lukisan 103 x 129 cm.

Dan satu lukisannya lagi adalah lukisan “Perahu Nelayan” yang dibuatnya pada tahun 1975.

Yang kedua, di Museum Neka Ubud Bali juga tersimpan salah satu karya lukisan dari pelukis dan koreografer ternama indonesia, namanya Bagong Kussudiardjo,

Karya lukisan dari pria kelahiran yogyakarta bergelar Sang Begawan Seni indonesia yang tersimpan di museum neka adalah berjudul “Penari“,

Sebuah lukisan yang dibuatnya pada tahun 1990, dengan dimensi ukuran lukisan 143 x 249 cm.

Nah sahabat traveler’s pecinta seni bali, itulah beberapa kolesi karya seni dan benda – benda bersejarah yang ada di Museum Neka.

Jumlah Koleksi Barang Seni Neka Art Museum

Masih banyak hal baru yang bisa anda temukan di sana, sehingga anda wajib mengunjungi saat liburan nanti.

Tercatat hingga kini, terdapat sekitar 400 benda seni yang ada di museum neka ini.

Pada saat pembukaan di tahun 1982, museum neka hanya mempunyai sekitar 100 koleksi.

Namun sejak Juli 2007, di salah satu bagian museum neka tersimpan ratusan keris dengan tahun pembuatan berkisar dari abad ke-13 hingga masa kontemporer saat ini.

Tercatat Museum Neka saat ini memiliki 218 keris, terdiri dari 18 bilah keris pusaka, 63 bilah keris kuno, serta selebihnya keris-keris buatan para empu masa kini.

Nah sahabat traveler’s, sangat lengkap dan banyak juga buka benda – benda seni dari koleksi museum neka di Ubud Bali ini ?

Tertarik untuk datang ke sana ? jika iya, di bawah ini kang dian akan berikan informasi terbaru seputar harga tiket masuknya.

Nomer Telepon Museum Neka di Ubud Bali

KONTAKNOMOR
Telepon+62361975074

Sahabat traveler’s, bagi anda yang mau tahu info harga tiket masuk ke museum neka art di Ubud Bali, kegiatan acara dan yang lainnya,

Silahkan anda bisa menghubungi nomer kontak museum neka via no telp di (+62361) 975074.

Alamat Museum Neka Ubud Bali

Traveler’s, alamat Museum Neka adalah berlokasi di Jalan Raya Sanggingan Campuhan, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571, Indonesia.

Lokasinya dari Kota Denpasar adalah berjarak sekitar 26 KM, atau bisa dicapai dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 61 jam-an.

Sementara jika dari pusat Wisata Seminyak Bali, lokasi Museum Neka Art jauh jaraknya sekitar 31 KM ( 1 Jam 19 Menit ),

Bagaimana jika dari lokasi tempat wisata terkenal di Bali lainnya ? silahkan anda bisa melihat di peta/Map google di bawah ini.

Rute Jalan Menuju ke Museum Neka Ubud Bali

Sahabat traveler’s, cara mengakses lokasi tempat wisata museum neka di Ubud bali ini sangatlah mudah,

Anda bisa menggunakan beragam transportasi, baik itu kendaraan pribadi, sewa motor & mobil hingga naik taksi meter.

Nah, di bawah ini kang dian akan jelaskan satu rute jalan dari arah Bandar Udara Ngurah Rai bagi anda yang membawa sendiri kendaraan,

Rute Jalan dari Bandara Ngurah Rai – Museum Neka Ubud

Jarak lokasi museum di Ubud ini dari Hotel Dekat Bandara Ngurai Rai adalah sejauh 41 KM, atau membutuhkan waktu perjalanan sekitar 58 menit,

Rute tercepat yang digunakan adalah Via Jl.By Pass Ngurah Rai, dengan rute jalan sebagai berikut,

Ambil Jl.Airport Ngurah Rai – Jl.By Pass Ngurah Rai – Jl.Batubulan – Jl.Singapadu – Jl.Raya Kangetan – Jl.Raya Sayan – Lokasi

Untuk titik pemberangkatan lainnya, silahkan anda bisa lihat di peta map Museum Neka di atas.

Saran kang dian seperti biasa, gunakan selalu aplikasi petunjuk arah jalan yang wajib dimiliki traveler’s, yaitu Waze.

Sedit tips, berdasarkan Pengalaman Sewa Motor di Bali yang dilakukan oleh banyak wisatawan yang pernah liburan ke daerah Ubud,

karena Ubud terkenal sebagai daerah dengan kontur jalanan yang kecil meski mulus dan banyak objek wisata jauh dari pusat keramaian,

maka menggunakan jasa penyewaan sepeda motor di Bali terdekat adalah salah satu moda transportasi terbaik untuk mengeksplorasi wisata Ubud.

Tempat wisata terdekat

Sahabat traveler, sangat sayang jika pergi liburan ke Ubud, kita hanya mengunjungi satu objek wisata saja seperti ke Museum Seni Neka,

karena ada banyak sekali tempat – tempat menarik di sekitarnya yang bisa anda masukan ke dalam Itinerary Paket Tour Bali anda,

dan berikut adalah rekomendasi tempat wisata di Ubud terdekat lokasinya dengan Neka Art Museum :

Taman Dedari

taman_dedari_ubud_gianyar_bali

Awal tahun 2021 lalu, Bali kembali menyuguhkan destinasi baru bernama Taman Dedari.

Taman Dedari berlokasi di Jalan Raya Kedewatan, Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali.

Diambil dari legenda Resi Markandeya, kata ‘dedari’ memiliki arti bidadari.

Tempat wisata ini memiliki tiga konsep utama, yakni sebagai tempat bersantai, tempat makan dan tempat menggelar acara.

Goa Gajah

Goa Gajah The Elephant Cave Ubud Bali

Gua Gajah adalah gua buatan dari masa purbakala yang berfungsi sebagai tempat ibadah.

Gua ini terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali; berjarak kurang lebih 27 km dari Denpasar.

Monkey Forest Ubud

Mandala Wisata Menara Wana Sacred Monkey Forest Ubud

Mandala Suci Wenara Wana atau disebut juga Monkey Forest Ubud merupakan sebuah tempat cagar alam dan kompleks candi yang terletak di desa Padangtegal Ubud, Bali.

Di tempat ini mempunyai kurang lebih 749 ekor monyet ekor panjang

Bukit Campuhan

Bukit Campuhan Ubud Ridge Walk Bali

Bukit Campuhan adalah salah satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi karena memiliki keindahan alam yang cukup menyejukkan, pemandangan hijau dan suara alam dijamin akan membuat kamu terpesona.

Sawah Terasering Tegalalang

Tempat Wisata di Ubud Bali

Sawah Terasering di Tegalalang ini menawarkan objek wisataa di kaki bukit berundak indah yang memiliki sawah di tengah pepohonan rimbun, ditambah zip line dan ayunan hutan.

Green Kubu

Green Kubu Tegalalang Cafe Gianyar Bali
Source Image Via greenkubu_cafe

Green Kubu Cafe menjadi tempat rekreasi dan nongkrong di Tegalalang, Gianyar yang terkenal dengan keindahan alam sawah terasering di pulau Dewata Bali,

Penginapan Dekat Museum Neka Ubud Bali

Traveler’s, seperti biasa di akhir sebuah tulisan kang dian akan selalu berbagi info seputar penginapan murah di sekitar lokasi wisata.

Nah kali ini adalah informasi seputar Hotel, Guest House, Villa, Homestay Murah yang lokasi sangat dekat dengan Museum Neka.

Dan berikut adalah daftar beberapa penginapan murah selain Pondok Ubud yang bisa anda pilih sesuai kebutuhan dan budget wisata anda.

1. Royal Villa Jepun

Inilah villa murah di sekitar museum neka di ubud bali, karena hanya berjarak 40 meter dari lokasi museum neka.

Alamat Royal Villa Jepun berlokasi di Jl.Raya Sanggingan, dan harga sewa kamar villanya mulai Rp.454.000/malamnya.

2. Bucu Beji Ubud

Inilah Hotel murah terbaik yang dekat dengan lokasi museum neka, jaraknya hanya sekitar 200 meter.

Alamat Bucu Beji Ubud adalah di Bisma Street, dan harga sewa kamar hotelnya mulai dengan kisaran harga Rp.479.000/malam.

3. Anom Cottages

Inilah salah satu Cottages Murah dekat museum neka yang bisa anda jadikan sebagai tempat istirahat anda di Ubud.

Alamat Anom Cottages adalah di jalan Sanggingan, dan harga sewa kamar cottagesnya mulai dengan harga kisaran Rp.549.000/malam.

Nah sahabat traveler’s, itulah beberapa tempat penginapan murah terdekat disekitar Museum Neka di Ubud Bali, dan rekomendasi selengkapnya silahkan baca di link bawah ini :

17 Hotel Murah di Ubud dibawah 100 rb Dengan Private Pool View Sawah

Informasi di atas sekaligus menutup tulisan saya seputar Tempat Wisata di Bali, yaitu Museum Neka Ubud.

1 komentar.

  1. Museum terbaik di Ubud Bali yang mempunyai nilai Sejarah dan koleksi barang seni Keris, Lukisan dan Patung yang banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.